lovely picture

Friday, February 20, 2015

Rindu Blog--Persinggahan Baru

Assalamualaikum sahabat blogger. Saya pikir saya akan meninggalkan sejenak blog ini. Namun, saya rindu. Saya rindu berbagi denganmu. Blog itu ibarat tempat persinggahan untuk berbagi. Namun, saya tahu terlalu lama bersinggah tidaklah baik. Untuk blogger yang merindukan tulisan saya (ada ya?), bolehlah singgah ke tempat persinggahan lain saya di harmonihati.tumblr.com dan www.isnamasyithoh.wordpress.com. InsyaAllah sedang berikhtiar untuk menebar kebaikan dengan tulisan. Bismillah.

Wednesday, February 11, 2015

To Dearest Papa


To an inspiring man in the walks of my life. To someone across the sea who has become a father, a grand father, a teacher, a great historian, a writer, and a teaser 

grin emoticon
The one who introduced me to The Buru Quartet of Mr. Toer, The Untold Story of Barack Obama's Mother, and The Collection of Kartini's Letters. A debater who made me thought of life beyond logic. The one who always sent me post card/e-card and shipped all the great books I have never imagined I could own them in my list of collections. The one who taught me that distance will never separate our spirit of learning and living in harmony. The one who makes me believe that "we love each other because we are similar and we learn from each other because we are different." Thanks for being a wonderful Papa. We hope your steps in these80 years of life will bring you to a blissful, merciful, joyful life now and the here-after.

Sunday, January 25, 2015

Sampai Jumpa

Assalamu'alaikum. Terima kasih sudah setia menjadi pengunjung blog random ini. Saat ini Nurisma Najma sedang memulai kembali perjalanan. Kadang kita perlu berhijrah untuk menemukan jalan kembali kepada Allah. Blog adalah salah satu rumah yang nyaman. Namun, kadang kita harus keluar dari zona nyaman ini. Mohon maaf atas segala kekhilafan, kebodohan, kezhaliman, ke-random-an tulisan-tulisan di blog ini. Mohon doanya agar Nurisma Najma ditunjukkan jalan yang lurus untuk kembali kepada-Nya. Terima kasih atas kehangatan naungan di blog ini.
Ada kalanya kita ingin pergi dari diri ini. Menyepi ke langit tertinggi. Dapatkah kutemui Engkau ya Rabbi? Dapatkah aku kembali kepada-Mu? 
Dan, di sinilah aku kembali. Berharap untuk kembali kepada-Mu. Menyusuri setapak demi setapak jalan-Mu. Dalam hening. Dalam sepi. Dalam syahdu. Dalam rindu. Maafkan hamba-Mu ini.
Semoga kita berjumpa lagi. Semoga Allah melindungi langkah kita di manapun.

Monday, January 19, 2015

Sandiwara

Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan, dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.  

Berlomba-lombalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.


(Al-Hadid: 20-21) 

Pada setiap pagi yang menawarkan harapan, pada setiap mendung yang bersenandung, pada setiap langkah kaki yang menapak di antara udara yang terus bergerak, adakah setiap desahmu ada nama Allah, adakah langkahmu kembali kepada Allah? Allah lindungilah kami.

:")

Sunday, January 18, 2015

Damai Bersama-Mu

Rabbi anzilni munzala mubarakan wa anta munzilin...
Ya Allah berkahilah kami di tempat-tempat yang Engkau berkahi...


Berdamailah pada Allah, niscaya kau akan temukan damai di hatimu. Kedamaian dalam kedalaman yang kau temukan kala kau dekati Allah. Ketika keramaian dunia, ketika manisnya harapan semu, ketika semua keindahan yang fana, ketika fatamorgana menutup mata hati...
Allahuma subhanaka laa ila haila anta inkuntu minazzhalimin. Rabbana dzalamna anfusana faillam taghfirlana fatarhamna lanakunanna minal khasiriiin. Astaghfirullah.. Ampuni kami ya Allah..


Aku termenung dibawah mentari 
Diantara megahnya alam ini 
Menikmati indahnya kasih-Mu 
Kurasakan damainya hatiku 

Sabda-Mu bagai air yang mengalir 
Basahi panas terik di hatiku 
Menerangi semua jalanku 
Kurasakan tenteramnya hatiku 

Jangan biarkan damai ini pergi 
Jangan biarkan semuanya berlalu 
Hanya pada-Mu Tuhan 
Tempatku berteduh 
Dari semua kepalsuan dunia 

Bila ku jauh dari diri-Mu 
Akan kutempuh semua perjalanan 
Agar selalu ada dekat-Mu 
Biar kurasakan lembutnya kasih-Mu 

Dari semua kepalsuan dunia 
Dari semua kepalsuan dunia



Note:
Lagu ini pertama kali dipopulerkan oleh Chrisye, ada versi Hadad Alwi dan Boy Sopranos dan Gita Gutawa juga lho hehe. Perlu diketahui Chrisye adalah muallaf. Lagu ini berkesan banget karena dulu malam keberangkatan kami Sigulempong (99 anak YES) mempersembahkan salah satunya lagu ini sebagai hadiah perpisahan dengan bapak ibu kami. Ketika seorang wanita sepertiku hanya menyumbangkan suara hingga pada level mezzo-soprano (soprano II), amazing juga Erwin Gutawa dan Gita Gutawa membina Boys Soprano grup vokal laki-laki level tertingginya tenor tapi mereka membawakan lagu ini pada tinggi nada yang as high as sopranos :o



Wednesday, January 14, 2015

Belajar dari Hujan

Kadang kita harus belajar dari hujan. Ia turun dengan keikhlasan. Menerjang bebatuan. Memeluk tanah yang kekeringan. Merelakan dirinya diserap akar tanaman.
Belajarlah dari hujan!

Wednesday, January 7, 2015

Pendakian dan Pengabdian...

Madarijus Salikin.. Pendakian kepada Allah..
Ingin sekali bisa baca itu.. Ke mana mencarinya? T-T

Bismillahirrahmanirrahiim.

Wahai Allah Yang Maha Mengetahui Segala
Yang Maha Mendengar segala pinta
Yang Maha Mengabulkan segala doa
Yang Maha Segalanya
Ya Allah tunjukkanlah jalan yang lurus
jalan yang akan mendekatkan hati kami kepada-Mu.
Ya Allah ijinkanlah saya berkarya dan menuntut ilmu
mengabdi untuk bapak ibu
dan kepada setiap asal muasal kami.
Ya Allah ijinkanlah tahun ini
saya bisa menyelesaikan amanah belajar ini dengan sebaiknya.
Menghadiahkan kebhagiaan untuk kedua orang yg telah mengaruniakan sy dan membesarkan saya.
Mudahkan dan kuatkan langkah ini ya Allah.

Ya Allah ijinkanlah hamba yang masih lemah
yang masih jauh dari ilmu-Mu
tahun depan
memperdalam apa yang terbaik untuk ridha-Mu
dalam perjalanan ilmu
dalam pengembaraan ilmu
yang Engkau berkahi


*Ya Allah semoga Engkau angkat derajat orang-orang yang ingin menuntut ilmu. Ya Allah ijinkanlah hamba melakukan perjalanan dan pengabdian itu tidak lagi sendirin agar perjalanan itu penuh rahmat dan keberkahan. Semoga Engkau teguhkan niat dan langkah ini. Dalam ridha-Mu dalam keberkahan selalu di jalan-Mu. Aaamin.

**Setelah nulis ini entah kenapa ada teman yang bertanya. Semoga tidak ada yg salah tafsir semoga. InsyaAllah target sekarang adalah LULUS. Tahun depan sekolah lagi :") Mengembara lagi.. Perjalanan ilmu lagi! InsyaAllah..