lovely picture

Showing posts with label Poetry. Show all posts
Showing posts with label Poetry. Show all posts

Thursday, April 12, 2012

Aku dan Sajak Petir

Tuhaaan...
ego ini membakar idealisme
inginku menjadi guruh dalam sajak petir
mengguncang langit dan bumi

gemuruh teriakanku menembus
tiap lapis langit
menerjang palung laut terdalam
melebur dalam riak ombak
asal segala muasal

Tuhaaan...
kilatan-Mu sesekali mengusikku
sekelebat kilat sarat akan isyarat
dalam kesemuan dan keniscayaan
Kau jatuhkan aku pada tanah yang meredam
memendam
menyadarkanku dari lamunan

Tak perlu aku menjadi gemuruh petir
jika semuanya berakhir
dalam getir yang menyesakkan

Tak perlu aku menjadi gemuruh petir
jika suaraku hanya menulikan
luka menyisa pada telinga tak berdosa

Adakah ini akhir sebuah sajak petir
***

Sunday, March 11, 2012

Muslim Child

by Rukhsana Khan

Muslim Child
child of peace,
child of war,
from a far-off distant shore,
what do your black eyes see?

My eyes are not only black.
Sometimes they are blue as the sky
or green as the tropical sea
or brown as the trunk of the palm tree
and every shade in between.

My skin can be black as molasses*
or as pink as the blush on a rose,
as golden as freshly made honey
or dark copper brown as penny
and every shade in between.

I am the richest of the rich
and the poorest of the poor;
as famous as famous can be;
a general's child, pampered bored;
a soldier's child, orphaned by war;
and every rank in between.

I come from many countries,
speaking many languages,
but with one set of beliefs.
**I believe in Noah and Jesus and Abraham,
Muhammad and Moses and in God who sent them
and in every messenger in beween.
(God bless them)

So then,
Muslim Child,
child of peace,
what do your bright eyes see?

I see that we're each a piece in
the puzzle of humanity.
I'll try to understand you
if you try to understand me.
***


*molasses: a thick black sweet sticky liquid produced when sugar is refined (= made pure), used in cooking
**Aku percaya pd Nuh dan Isa dan Ibrahim

Saturday, February 25, 2012

hujan

hujan..

gemericik 
 mengusik
mengalun
 mendung
  merundung
merinding
 hening.


rain..
its sound relieves
each pain
gracefully,
the clouds hang on
the sky
oh will you be
somewhere over there..

Monday, February 20, 2012

Deklarasi Seorang Musafir


Aku adalah seorang musafir
kini berdiri di atas kaki sendiri
dalam derap langkah bagai debu, menyerbu
tersaruk dalam deru nafas, memburu
terhempas oleh jalanan terjal
berliku, berbatu-batu.

Perjalanan ini hanya secuil pengembaraan
secermin pencarian dari para musafir sejati;

Seorang Ibrahim yang mencari Tuhan
pada langit yang berbintang
rembulan yang menyala dalam kelam
dan matahari yang benderang.

Seorang Siti Hajar yang menjelajah padang pasir
demi zam-zam, oasis cinta-Nya yang mengalir.

Seorang Muhammad dalam perjalanan suci
menembus malam pada langit cinta yang tertinggi.

Betapa sepotong perjalananku begitu sempit
sesempit hati dan pikiran yang sesak
berselubung lelah keluh dan kesah
demi apakah

Demi segenggam jiwa yang meredup dan menyala,
demi sepercik mimpi yang mencahayai,
demi keabadian yang suatu saat akan datang,
biarkan ia berpijar.

Biar ragaku ini tiada henti mengejar,
melawan angin yang menampar;

Biar aku terus berlari,
hingga aku terbang ke langit tinggi;

memeluk awan, memetik bintang
merengkuh lengkung pelangi
agar kukembali dalam tetes hujan
rintik cinta yang mengalir dalam damai.

***

13 juni 2011
(nurisma najma)